Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yogyakarta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Januari 2026

Hampir 3 tahun jadi guru, kesimpulannya: JANGAN JADI GURU!

Dibilang ngga kerasa udah 2,5 tahun pekerjaanku berubah jadi seorang guru. Tepatnya, guru bahasa Inggris, yang menjadi salah satu cita-citaku. Rasanya jadi guru gimana? Rasanya CAPEK ๐Ÿ˜… Semua pekerjaan tuh emang capek, tapi ini bener-bener capek di tahap capeknya bukan fisik tapi pikiran dan emosional. Rasanya terus menerus bekerja. Work-cycling -nya bener-bener non-stop. Sebelum - sedang - setelah proses pembelajaran berpikir terus menerus. Namun, gajinya sangat menyedihkan wkwkwkwk. 

Jadi berpikir, apa bisa sih guru disebut profesi? Tuntutan pekerjaannya selevel dewa, digajinya sekecil semut. Jangan bilang guru harus sabar lah, guru orang yang mulia lah, guru pahlawan tanpa tanda jasa lah. STOP!!! tidak perlu diromantisasi. Guru ga bisa beli nasi modal jual titel pahlawan ๐Ÿ˜‘



Senin, 25 Desember 2023

Perkara liburan

Tanggal 25 Desember 2023,

Sedang berada di rumah kontrakan sambil mendengarkan lagu-lagu yang diputar oleh Spotify. Hari sudah siang, masih di dalam kamar dengan kucingku yang tertidur di atas bantal besar sambil meringkuk seperti udang. Nafasnya yang pendek dan dengkurannya yang halus membuat perutnya turun naik. Gemas. Pulas dan tak terganggu suaraku yang sedang bernyanyi seperti kambing.

Sudah lama menunggu libur yang sampai berhari-hari seperti sekarang. Tapi aktivitas liburan paling enak ya bersantai di rumah, menunda semua pekerjaan dan bermain dengan kucing. Aktivitas kedua yakni bertemu dengan sahabat-sahabat, bercerita tentang kehidupan di umuran 30-an, atau jadwal membereskan dan membersihkan rumah yang tidak akan ada ujungnya. Untuk liburan kali ini, dihabiskan dengan membuang waktu leha-leha dan bersantai. Rasanya ingin pulang saja ke rumah orangtua, tapi dompet tidak mengizinkan. 

Rasanya liburan di rumah, akan menyenangkan berada di sekitar orang-orang yang kenal dan tumbuh bersama sejak lahir. Ditambah, seumur hidup ku ngga ada 10 tahun bareng bersama keluarga, lebih banyak hidup di luar rumah. Semenjak dewasa mulai menyadari kalau rumah, keluarga, orangtua, dan saudara kandung itu sangat amat melengkapi. 

Tanpa disadari nilai-nilai yang dibentuk pada saat kecil seperti kejujuran, kedisplinan, tanggung jawab, dan kepedulian itu sangat membentuk karakter. Nilai utama seseorang itu ada di kejujuran, itulah yang membentuk pribadiku. Mungkin tidak sebaik atau yang paling baik, tapi aku berusaha jujur di setiap perkataan dan tindakan. Dan setiap dibohongi orang aku jadi marah dan kecewa, gak ada rasa yang paling memuakkan dari dibohongi. Dari marah, kemudian kecewa, dan akhirnya tidak peduli lagi. Masa bodoh. Karena sepenting itu kejujuran buatku.

Kembali ke liburan, rencananya di hari-hari ke depan aku dan teman-temanku akan mengunjungi kota Solo, entah mau kemana tapi yang pasti pergi aja terlebih dahulu. Rasanya udah lama banget tidak menikmati alam luar bersama teman-teman. Tahun kemarin terakhir, menghabiskan 1 malam di villa, di tahun 2023 ini belum sama sekali. Sekarang semuanya sudah punya pekerjaan, beberapa merantau, dan ada yang pulang ke daerah asal. Mau video call sudah susah, grup sudah sepi, mau chat harus ada hal yang dibicarakan dulu. Ribet jadi orang dewasa.

Perkara liburan ini gampang-gampang susah. Ada waktu ga ada uang, ada uang gak ada teman, ada teman gak ada waktu, seperti itu terus. Sepertinya sudah hukum alam kalau hidup seseorang itu makin menyempit dan terbatas. Kecuali bagi yang bisa mempertahankan dan emang seneng bersosialisasi. 





Jumat, 28 Oktober 2022

My experience in Teaching Diversity Summer Camp 2022 - DAY 1

I was at my leisure time, I scrolled down my IG page and then I found this post.

IG @ppsuny_official

And I was so interested but I thought I couldn't do it since I was hectic to write my own thesis. Spent almost two weeks was not easy. Days passed by and I did not think about it.

One day, I hung out with my friends and we talked about what was diversity, what experience or examples which we had this whole time. To be honest, university life wasn't so easy. We met all people from many places, with lot of differences background, language, culture, and many more. 

I thought about our conversation. It rang a bell! I said to myself, "why I didn't give a try? essay and video were easy peasy, right?"

And the fact was, I wrote the essay and recorded the video in few hours before the dateline. I was in hurry, but I believed I could do it. I sent my essay and also posted my video before midnight. Honestly, It wasn't a good essay, but I tried my best.

I waited for two days but the announcement hadn't come up. Till the evening on 26 September I got the news. I GOT IT!!!! I remembered, I was so excited and told my students that I was accepted to join a camp! I had no idea what would I do since it was long long time I did not do camp. Like yearsssss.

So, I contacted some camping-thing rental stores and asked how much the price to rent a tent, carrier bag, and so on. This was because the place we would visit was secret. We were informed about the place and the things we should bring right the day before we met each other for the first time.  

DAY 1 - Monday, 3 October 2022

We met in Universitas Negeri Yogyakarta. There were 28 people who joined this camp. Before we went to Desa Segajih, which located in Kulonprogo, we gathered in Gedung Pascasarjana UNY and did lunch together. We ate Gado-Gado. Some of foreign who joined this camp were vegetarian. So, Gado-gado was best dish.

lunch time

After lunch, we headed to Desa Segajih, Kulonprogo with mini bus. The track was SO challenging. The road was wide until we passed the Waduk Sermo area, the road became narrower, steep, and uphill.  Thankfully we had skill-full driver ๐Ÿ˜„

our bus
Almost one and half hours on bus, finally we arrived in Segajih and it was raining. We are welcomed with warm and nice people also appetising snacks and beverages. 

they played gamelan music 

snack time!

Before we played outbound game, we enjoyed snacks while we're hearing speech welcoming speech and also the small introduction from Professor Juliane and Frau Schulze from Mรผnster University, continued by announcing where we stayed. Even though there were some tents but we lived in people's houses. Two till three participants got one family to spent the 3 nights and 4 days. 

People there prepared some games. After played lot of games, we knew each other more. First always introduction games, it was about to remember everyone's name. We also made our own jargon, my team name was Wonderland so the jargon was, "won, won, won, wonderfour!!!" That was nice, I know.

catching-ball games

balancing the ping pong ball

this game need work team and focus

one more to go!

all participants and villagers

The others activities waited. Then, we had a dinner and we gathered to discuss about the diversity. We paired into many groups and talked about some topics, such as age, economy, education, religion, language, sex and gender, and many more. It was very challenging. My discussion partner was Arief. We talked much and mostly we have same thoughts or opinion. From small discussion, we shared it others, what we had discussion, how we felt about the topics, and also the method that used that night. Before went to 'homestay' we sang a song, Imagine by John Lennon. 

small discussion

shared what was discussed to others

My Homestay was the highest and also the furthest place among all. The road was dark, uphill, and quiet. It was like horror movie. But the family is the warmest. Pak Mujiono and Bu Tukilah is the nicest guesthouse ever. I am very thankful for that. 
I called it a day. For sure I couldn't sleep well that night but it was good.

Continued ... Day 2




 

Selasa, 15 Februari 2022

donor darah (blood donation) - PMI Yogya

kemarin tepatnya 14 februari 2022 gue melakukan donor darah di PMI Yogyakarta.

kalau diingat selama tahun 2021 gue sama sekali ngga berhasil melakukan donor darah, alasan tersering ditolak karena tekanan darah yang sering dibawah standar yakni 110 per 70. Terakhir di tolak karena kadar HB dalam darah kurang dari 12,5. 


Post sebelumnya gue ada bilang ke PMI dan ditolak karena tensi darah rendah kalo ngga salah 100 per 65. dikit lagi bisa tuh. Jadi selama 4 hari gue terapin pola makan teratur, istirahat cukup, dan rutin olahraga. semua berbuah baik, tensi pas di angka 110 per 70 dan HB di 12,5. finally gaeeesss...


setelah daftar dan mengisi formulir dari PMI, nunggu antrian, terus dipanggil untuk di tes tensi, suhu, dan HB. sekitar 2 menit langsung ditangani. pembuluh darah ngga susah dicari, seketika jarum ditusuk ke lengan, darah langsung mengalir ke ampul. ngga lama untuk menuhin satu ampul sekitar 3 sampe 7 menitan udah beres.

kondisi masih fit setelah ambil darah. tidak merasakan pusing, oleng, atau lemas. alhamdulillah. 

kondisi fit tapi perut lapar karena belum makan malam, jadi setelah menyeruput teh manis hangat gue mampir di warung bakso rahayu. lokasinya tidak jauh dari PMI. oh ya, ada bingkisan juga yang diberikan PMI untuk pendonor berupa minuman, biskuit, dan vitamin penambah darah. mantap deh.

PMI juga menyediakan aplikasi bernama Donorku yang berisi bermacam informasi mengenai syarat donor darah, tips donor darah, stok darah, riwayat donor (bagi yang sudah menjadi anggota PMI), dan lain sebagainya. Jika aplikasi ini sudah terkoneksi dengan ID card pendonor maka ada informasi pendonor dari mulai golongan darah, berapa kali mendonor dan kapan dijadwalkan donor darah kembali. Lumayan nih gaess...


Oia, bagi yang masih takut-takut, aku saranin searching dulu aja manfaat donor darah. Kalo aku sih sebatas pengen bantu orang lain. siapa tau darahku bisa membantu seseorang yang sangat membutuhkan.  sesuai slogan PMI, "give blood, give life".


okey, see you on next post!

wahoo wahoo 


Sabtu, 12 Februari 2022

Scaling gigi di RSGM UGM 2022

hellooo fellass...

gue pengen berbagi pengalaman scaling gigi yang dua hari lalu gue lakuin. sebelumnya gue juga pernah nulis pengalaman scaling gigi di tahun 2019

terakhir scaling gigi itu di tahun 2019 bulan Februari, yang artinya udah dua tahun ga cek gigi. alasannya karena di tahun 2020 cor0n4 lagi anget-angetnya. lalu di tahun 2021, financial juga lagi bobrok. di 2021 bujetnya dialokasiin untuk steril stray cats juga biaya perawatan mereka. alhamdulillah gigi juga dalam kondisi yang baik-baik aja.


sebenernya kondisi gigi gue sekarang juga masih normal, gak sakit dan jarang banget ngilu atau ngalamin gusi berdarah. yang bikin gue concern untuk rutin check karena ngga mau sakit gigi. terahir sakit gigi pas gue SD kira-kira dua puluh tahun yang lalu deh. inget rasa sakitnya aja merinding. gak mau lagi. oleh sebab itu gue yang tahun ini menginjak umur 22 32 tahun mulai menjaga kesehatan. kan pengen nanti di usia 50 tahun tetep gorgeous kayak mbak Sophia Latjuba yee kaaan?! mulai dari workout, banyakin minum air putih, mengurangi konsumsi gula dan gorengan, tidur cukup, manajemen stress, dan lain-lain yang mengarah ke investasi sehat masa depan termasuk perawatan gigi.


gigi gue bentuknya ga bagus, miring malah dan ada gingsulnya, ga rapi deh tapi alhamdulillah setelah pemeriksaan kemarin dokternya bilang kondisi gigi gue sehat, meskipun ada abrasi karena sikat gigi terlalu keras tapi so far ngga ada bolong. ada pun masih kecil banget dan bisa dimineralisasi pake pasta gigi yang bagus. giginya jelek tapi senyumnya manis kan penting ya bestie... ☺  


jadi tanggal 10 februari jam 10 pagi gue mengunjungi RSGM UGM Prof. Soedomo di jalan Denta No. 1 Sekip Utara Yogyakarta. Sampe sana security tanya apakah gue udah janjian sama dokternya atau belum. gue ga tau informasi ini jadi ya ngga punya janji. lalu gue disuruh ke bagian informasi dan buat janji dulu. bagian informasi bilang siang itu list janji dokter udah full dan ada layanan lagi nanti sore jam 16.00. setelah sepakat balik lagi jam 16.00 gue berencana ke PMI untuk donor darah.


FYI, sejak pandemi kalau mau periksa ke dokter gigi di RSGM UGM harus buat janji dulu. Bisa WA juga ke nomor yang tertera di sini.


sambil nunggu jam 4 gue mampir ke PMI Yogyakarta untuk donor darah. setelah isi formulir, kemudian di tensi. ZONK karena tensi hanya 100 / 65 jadi ngga bisa donor. disuruh naekin tensi dulu dan jaga kondisi. jadi selama dua hari ini gue makan yang asin-asin dan daging-daging supaya tensinya naik. tapi kok pusing ya hahaha karena udah terbiasa tensi rendah, kalo normal jadi oleng. 


jam setengah 4 balik lagi ke RSGM dan konfirmasi appointment ke bagian informasi dan ngambil nomor antrian. dapet antrian nomor 147 dan disuruh ke klinik umum di lantai 2. sebelum ke lantai 2 ada pemeriksaan kayak ditanya berat badan, kapan terakhir menstruasi, selama semingu ke belakang demam ngga, dan di tensi darah juga. habis itu baru deh ke lanta dua. di sana, ada empat pasien yang sore itu bikin janji. sekitar 15 menit gue dipanggil masuk ruang tindakan. ruangannya proper, ada satu dokter dan satu suster. semua lengkap pake apd dan masker. gue disuruh kumur pake air yang udah dicampur antiseptik betadine gitu kayaknya. terus diperiksa gigi dan kondisinya. baru deh mesin itu bergumul di mulut gue, ngiiiluuuu banget. Habis dibersiin terus disikat pake pasta gigi, ini bagian yang gak sakit dan bikin lega. 


sekitar lima belas menit tindakan selesai. setelah itu baru dokter menjelaskan kondisi gigi gue baik. cuma ada abrasi jadi harus mengurangi tekanan saat menyikat gigi dan mengganti sikat dengan bulu yang soft dan medium. jujur sikat gigi gue gak keras tapi durasi sikat gigi gue cukup lama bisa 7 sampe 10 menit. gatau kenapa kalo ga bersih insecure dan takut sakit gigi. dan juga cara nyikatnya lebih sering searah bukan diputer atau atas bawah. so, abrasi deh.


setelah konsultasi, gue disuruh balik ke lantai satu buat bayar. tagihannya Rp. 255.000 lebih mahal daripada tahun 2019


setelah bayar pake QRIS gue cabut. rasanya gigi lebih bersih, enteng, dan ngerasa percaya diri aja. habis itu langsung cuss makan mie ayam pak slamet hahaha

habis scaling terus makan itu bikin makanan jadi hambar, mungkin efek pasta gigi tadi yah..

dah mungkin segitu aja ceritanya. semoga ada informasi yang membantu.


see yaaa...





Senin, 31 Januari 2022

ada yang nungguin

Pulang ke rumah kost setelah seharian beraktivitas di luar itu sangat melegakan. 


Ditambah ada yang nyambut dan nungguin. Buat sebagian orang di usia saya yaa yang nungguin di rumah bisa anak, bisa istri, bisa suami, atau pasangan. Tapi buat sebagian lain yang nungguin bisa beda-beda. Ada yang ditungguin drakor, ada juga yang ditungguin anak peliharaan seperti yang nunggu saya. Yes, siapa lagi kalo bukan kucing-kucing imut nan kiyowo. Biasa Mentel sama Cindut udah stand by depan kamar. Kadang juga Tomeng ikut nangkring sambil tiduran manja di atas rak sepatu. Itu anabul yang memang sengaja saya kasih makan tiap hari. 


Selain trio kwek-kwek di atas, ada lagi yang nunggu. Bos-bos liar ini biasanya udah ready dan marah-marah depan gerbang kost. Baru liat motor aja mereka udah posisi siap 'meow meow' dengan nada tinggi dengan muka galak gemes. Tukang palak liar. Ada dua kitten sekitar 4 sampe 5 bulan yang rutin saya kasih makan sejak brojol. Induknya hamil lagi sewaktu mereka umur 2 bulan. Alhasil dua piyik ini yatim piatu. Saya belum memberi nama kepada keduanya. Kalau manggil mereka ya dengan sebutan boss. Lagaknya memang seperti boss. Suka merintah ngasih makan. Duh gemes sekaligus jengkel kalo lagi capek tuh mereka tetep aja ngeong ga peduli pokoknya harus makan!


Lain dari piyik, ada yang namanya Betmen. Kucing tetangga musuh bebuyutan Tomeng. Sama-sama jantan dan petarung handal. Sebenernya Betmen punya rumah tapi dia rutin minta makan ke sini. Kalo ngga dikasih, tempat sampah diberantakin, rak sepatu, meja, pintu, dipipisin. Ampun deh.


Kadang aku ngasih makan mereka di depan kamar tapi lebih sering di luar / halaman. Biar aman. Kenapa? Soalnya bapak kost udah ngelarang ngasih makan depan kamar, hampir diusir juga gegara koceng. Kalau dipikir-pikir, banyakan kucing daripada yang nge-kost di sini. Wajar ngga sih kalo kita lebih deket ke binatang yang selalu ada dan nemenin di saat semua orang pindah, pulang kampung, atau mengurusi hidup mereka masing-masing ? Kucing bisa bikin happy padahal cuma lagi guling-guling di lantai. Serasa ada energi baru yang ngisi jiwa ini.


Barusan juga ngasih makan dua piyik di luar, deket tempat sampah tapi makanannya saya alasin plastik biar ngga kotor. Biasanya saya ngasih makan di atas jam 10 malam setelah angkringan di depan gerbang tutup. Tapi karena tadi si dua piyik ini ngeong terus karena laper dan seharian siang tadi ngga saya tinggalin makanan, jadi langsung aja saya kasih makan pas saya sampai kost. Saya kasih mereka DF. Mereka belum kenyang mungkin, jadi itu piyik bunyi lagi. Kali ini saya kasih ayam. Eh gak lama yang jualan di angkringan dateng dan kayaknya mau buang tu ayam tapi saya nyapa beliau lebih dulu secara tiba-tiba dengan keluar kost. Akhirnya ngga jadi deh tuh ditendang.


Beliau memang anti sama kucing, ga jarang suka nendang, ngusir pake ngelempar batu, atau mukul pake gagang sapu. Makanya itu saya suka tiba-tiba ke luar pas beliau udah ancang-ancang mau mukul, atau merhatiin dia diem-diem. Bukan beliau aja tapi nurun ke anak-anaknya juga. Suka sembarangan ke kucing, ayam, dan lainnya. Tapi anaknya pelihara burung merpati buat dilatih adu terbang gitu.


Btw, ini mata berat banget. Karena seharian motoran dan panas-panasan energi jadi 0% deh.

Sambung besok ya..

Minggu, 07 Maret 2021

journal day seventeen

halooooo selamat siang selamat hari minggu dan liburan...

kepada kaum rebahan marilah kita habiskan hari ini dengan baik.


kao diinget-inget, dari senin sampai sabtu kemarin si gue pergi-pergi mulu. dalam satu hari ada aja pergi kemana. gak biasanya lho karena si gue anaknya sangat homely sekali, jadi jarang pergi-pergian. 


kemarin planningnya ngga kemana-mana, eh taunya rezeki menghampiri. kemarin diajak makan siang bareng temen-temen kelas. ada yang ngerayain anniv pernikahan jadi syukuran dan nraktir. yang ikut makan siang kemarin ada 6 orang. setelah menimbang-nimbang mau makan dimana which was the biggest and hardest thing to do everytime we plan everything akhirnya kita menemukan rumah makan yang akan dituju.

nama rumah makannya Special Bakar Ian yang berlokasi di concat alias condong catur. kalian isa cek menu dan alamat lengkapnya di akun instagram mereka https://www.instagram.com/specialbakarian/ ada promo potongan harga jika kita post story dan tag ig mereka. 

ayam utuh gini cuma 50k yorobun udah plus sambel terasi dan lalapan

sambal terasinya ga pedes tapi nagih

habis dari makan-makan, gue dan temen niatan donor darah ke PMI Yogyakarta. Tapi sayangnya si gue tensinya lagi rendah (100 / 70) jadi kemarin ngga boleh donor dulu. kata dokternya istrirahat dulu mungkin karena lagi kecapean aja. beruntungnya dua teman yang lain lolos tensi dan hb jadi mereka kemarin jadi donor. 

syarat donor darah

mudah-mudahan tensi normal dan bisa donor minggu depan. total gue donor sekitar 7 atau 8 kali. yang pasti belum sampe 10x. di masa pandemi ini jangan takut donor ya teman-teman, waktu seperti ini yang butuh sedang banyak-banyaknya. banyak manfaatnya setelah mendoronor darah, salah satunya ialah pemeriksaan kesehatan gratis. 


oke gaes, see you on the next post. ๐Ÿ’ซ

Sabtu, 06 Maret 2021

journal day sixteen

heeeiyooo wasaapp bebs. i hope you have a good day!

btw udah jurnal ke 16, artinya udah hampir setengah bulan ini si gue rajin nge-blog lagi. meskipun isinya gak penting-penting amat ๐Ÿ˜‚


oh ya sebelum lupa, tadi pas gue keluar beli df sama wf buat majikan-majikan di sini, di jalan gue liat ada motor abang gojek lagi dikejer-kejer kucing. gue kirain mau ngapain tuh kucing ngejer motor. eh taunya abangnya berenti dan ngasih df ke kucing itu, gak lama dua kitten ikut keluar dan makan df bareng. rasanya seneng banget masih ada manusia-manusia baik yang niat beli df, bungkus df, bawa kemana dia pergi dan ngasih makan ke kucing-kucing liar. seneng ketemu manusia baik. ๐Ÿ˜€semoga rezeki abangnya makin banyak, usahanya lancar dan tetep ngasih makan ucing-ucing liar ya seterusnya. aamiin.


oke lanjudd ke jurnal lagi. cerita hari kemarin itu gue ngajakin adek gue makan sore di luar. nama tempat makannya Nasi Langgi Pak Man 3 Cabang Sawah alamatnya di Kragilan, Sinduadi, Mlati, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta 55284. kalian bisa check di google maps. menunya ada tempe kering, soun pedes, rica tulang, teri, sop, ayam, sayur lodeh, dan lain-lain. mirip warteg tapi versi hi-class nya ๐Ÿ˜†

harga 32ribu berdua, adek gue pesen ayam

nasi, kering tempe, soun, teri, tempe goreng harganya 13ribu


yah mayanlah soal rasa, boleh dicoba. di sini suasananya yang enak, karena meja dan kursi yang besar dan nyaman jadi pas untuk nongkrong dan ngobrol-ngobrol habis makan. bikin betah suasananya. 


terus kita lanjut ke galeria mall untuk nyari box kacamata kesian kan si gray  malu kalo casenya ada tulisan optik ๐Ÿ˜kemarin cuaca jogja cerah. sorenya jadi cantik.

jalan solo, senja kemarin

camera xiomi x fotografer amatir

di galeria kita langsung ke DIY. di sana spent waktu agak lama karena nyari keperluan yang lain. oia DIY lagi ada diskon untuk case ini jadi aku dapet harga cuma 16ribu aja. 

box kacamata yang dibeli kemarin

karena udah masuk waktu magrib, jadi gue pulang. eh ternyata si motor ban belakangnya bocor ๐Ÿ˜…alhasil kita dorong sampe tukang tambal ban, untung deket sekitar 300 meter dari tempat parkirnya. 

biaya tambal 15ribu

kualat sih udah tau magrib bukannya pulang malah ke mall ๐Ÿ˜‚

kayaknya udah dulu nih ceritanya, karena temen ada yang ngajakin makan bareng. 

stay safe everyone. see youu...

Jumat, 05 Maret 2021

journal day fifteen

heloow helooowww

welcome back with this daily freakin' journal ๐Ÿ’ƒ 


oke hari ini hari jumat yang artinya gue dapet ayam gratis dari penjual ayam di pasar. bapaknya baik ya ngasih 4 potong sayap ayam secara cuma cuma. trus tiap hari gue bisa milih 4 potong sayap ayam dan bayar cuma 8ribu atau seharga seperempat kilo ayam tanpa ditimbang alias self service. udah gitu, sering dikasih ayam tambahan. lumayan kan buat mentel. dia tau kalo ayam itu gue beli buat kucing alias tomeng. ya gaaess tomeng tiap hari makan ayam! dan si gue makan tempe dan telur ahaha, semua karena terlalu bucing alias budak kucing ๐Ÿ˜…


pagi tadi gue sarapan nasi bakar. enak deh, harganya cuma 6000, besok gue beli lagi dan kalo inget gue fotoin. terus beli pepes ayam juga buat makan siang, dan habis nulis blog ini gue baru makan pepesnya. ayam pepesnya cuma 4000 aja 1 porsi, penasaran kayak apa rasanya ayam pepes 4000an. 

moving on. jadi kemarin gue keluar kost untuk mengurusi beberapa hal. pertama ke kampus, ngembaliin proposal diklat yang gue pinjem semester lalu dari dosen. susah banget masuk kampus, ditanya keperluan apa, udah janjian atau belum, makna bukti janjinya, terus ga boleh parkir di tempat biasa parkir. jauh deh muter lagi. bener-bener PSBB nya bikin repot. tapi semuanya demi keamanan dan kesehatan bersama, jadi patuhin aja. 


tujuan kedua ialah ke mirota kampus. dua hari berturut-turut ke mirota. kali ini mau service jam tangan. jadi di lantai 3 ada tempat untuk ganti batre jam tangan, tapi kemarin seri batre yang gue cari kosong. untungnya di sekitaran parkiran mobil mirota ada khusus outlet untuk reparasi jam. ada dua jam yang gue bawa. satunya cuma ganti batre (biaya 15k) dan yang 1 lagi ganti batre & service mesin (35k). totalnya servicenya kemarin 50k. lumayan murah dan cepet, recommended ๐Ÿ‘


setelah dari mirota, gue nyari kacamata. memang udah lama sih rencana beli kacamata anti radiasi. akhir-akhir ini kan sering natap layar dan juga mata gue jadi kering kelamaan depan laptop. awalnya gue cari-cari online, tapi kok ngga srek. btw gue ngga pernah beli kacamata. karena ngga srek kalo beli di online shop jadi gue mutusin nyari di outlet. akhirnya setelah ngobrol sama temen gue, kita menuju ke optik tugu. di sana mbaknya ngejelasin tentang bermacam-macam kacamata antiradiasi dan gue baru tau kalo ada kacamata anti uv atau sinar biru. 


kacamata yang gue pengenin itu antiradiasi tapi juga bisa menggelap kalo kena sinar (kalo ngga salah photochromic) gue kira ngga bisa dua jenis kacamata itu digabungin. ternyata bisa gaes. udah gitu frame yang gue pengen juga kebetulan ada cuma frame-nya ngga paketan sama lensa hasilnya harganya out of budget ๐Ÿ˜†tapi karena mata gue lebih mahal daripada harus minus atau ntar silinder (syukurnya mata gue masih normal) jadi mending dicegah kan dengan perlindungan kacamata super ini. haha.

hi gray, so cute

sesungguhnya ingin kembaran kacamata sama cowok ini yampun

ini sebagai referensi aja ya, jadi kemarin setelah cek mata normal kemudian disuruh milih lensa. lensa yang gue pengen adalah lensa photochromic + anti radiasi + anti sinar biru ini totalnya 1.000.000 tapi karena kemarin lagi ada promo harganya jadi cuma 750.000 (promo ini sampai 10 maret 2021). syaratnya promo ini adalah mata normal atau minus maksimal 2, dan tidak ada silinder. kalau ada silinder dan minus lebih dari 2 maka ngga bisa dapet harga promo. terus, karena frame yang gue pengen itu bukan paket dari lensa, jadi nambah lagi 350.000. total harga kacamata adalah 1.100.000. nah beruntung lagi kalau pelanggan ngasih review di google untuk outlet optik tugu ini dapet potongan tambahan 100.000. sehingga total yang gue bayar kemarin adalah satu juta rupiah yorobun. 


gue ngga ngerti ini harga termasuk mahal apa normal. kalau liat di online shop kacamata photochromic aja sekitar 140.000 -an. terus kacamata antiradiasi + uv ada yang jual 255k udah sama frame. tapi gue cari yang photochromic + antiradiasi + uv kayaknya harus pesen. lagi pula gue ngga terlalu yakin kalo beli online yang mana gue ngga coba framenya, cocok ngga di muka gue (back again karena ini pertama kali gue beli kacamata, kalo udah pengalaman tentang dunia perkacamataan ini mungkin next gue bisa yakin beli via online). 


ada juga yang jual kacamata murah di sekitaran UNY. banyak yang mampir dan belanja di sana. tapi gue juga belum sreg beli disana. karena belum tentu kacamata ada dalam kondisi bagus atau original. who knows ? udah gitu beli optik bisa dipercaya mengenai garansi. kacamata gue ini garansi lensa dua tahun dan garansi frame 1 tahun. cukup oke kan kalo ada apa-apa bisa service gratis.


habis dari optik, gue pulang. di mirota tadi gue beli namanya pop mie dower dan di kost gue makan sama temen. mienya pwedeeeesss banget bebs gue makan pake kecap sedangkan temen gue makan santai ngga pake kecap. yampun setrong banget temen gue. buat yang suka pedes cobain deh mie dower, bentuknya pop mie kuah. ada juga mie gledek versi pop mie gorengnya. selain itu gue beli mie ABC pedes nampol. gue belum seduh, ntar aja kalo lagi pen pedes-pedes. 


setelah makan pop mie, kita nunggu ashar dan kembali lagi ke optik untuk ambil kacamatanya yang baru selesai dipasang lensa. habis itu temen ngajakin beli sendal ke matahari di malioboro mall. setelah lama ngga kemana-mana akhirnya gue kamarin ke MALIOBORO. ternyata masih rame. agak takut untuk ke sana tapi kuatin iman aja dan tetap pake masker dan jaga tangan supaya tetep bersih. 


pertama temen yang nyari sendal ngajakin ke malioboro mall tepatnya di matahari. di sana banyak diskon bund sampe 75% tapi sayangnya ngga ada model yang dia suka. akhirnya kita mlaku mlaku ke ramayana dan si temen dapet sendal yang dia pengen. di jalan malioboro kemarin kita sempat jajan lumpia. temen bilang kalau lumpia ini laris banget. karena penasaran jadi gue pesen yang lumpia ayam 1 dan lumpia spesial 1.

lumpia samijaya, di jalan malioboro

karena laris yang pasti antri ya. sekitar 10 menit nunggu dengan segala rasa penasaran. liatin pelanggan yang ga habis-habis. baru buka sekitar jam 3 dan pas kita selesai makan tu lumpia seabrek-abrek habis. wow sangat beruntung bisa makan lumpia itu dan masih dapet tempat duduk. ini dia bentukan lumpianya. mantap dan gendud full isi dan rasanya oke.

pen lagiii setelah liat ini ๐Ÿ˜†


soal rasa ngga boong, ini lumpia rasanya enak. isinya padet dan manteb banget. buat temen-temen cobain deh dan yang pasti jangan beli 1 ya rugi. hahaha. lokasinya di sebrang toko liman, di samping hotel mutiara.

oia saranku kalo mau iseng pas pesen bilang aja atas nama 'cintaku', jadi pas entar dipanggil, "pesanan atas nama cintakuuuuu" ahahaha pasti lucu banget ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

sekian dulu ya ceritanya. semoga harimu menyenangkan. bye ๐Ÿ‘‹

foto-foto malioboro kemaren gaes (4 maret 2021)



patuhi protokol kesehatan gaes

hai malio, long time no see


patung paling hits di jalan malioboro


Sabtu, 20 Februari 2021

journal day two

halo hola hali...

hope everyone doing allrite :)


so today is the second day i tell you my story. wkwk kaya ada yang baca aja ni blog


kemarin setelah nulis blog, gue inisiatif baca-baca jurnal dan penelitian apa aja terkait dengan teknologi pendidikan. beberapa jurnal dan skripsi udah gue baca. hasilnya? masih buntu cuy. buntu karena apa yang mau gue tulis tuh seems like having a large scoop of research. contoh : peranan teknlog pendidikan pada pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan pada masa pandemi. menurut gue ini penting, but again, too large yorobun. so i decided not to. 


setelah itu, untuk meringankan beban pikiran akhirnya gue nongki-nongki dulu. janjian sama temen yang sama-sama lagi frustasi juga di angkringan. di jogja ya paling poolll nongkrong di angkringan sob. ada satu angkringan yang lumayan sering gue kunjungin sama cinggu-cinggu disini. tempatnya di deket alun-alun lor. sekitar 200 sampe 300 meter mesjid gedhe kauman. pas pojokan, arah utara. kalo dari gmaps sih di sekitaran rumah makan gudeg bu hj amad. 


sekitaran situ yah 

di sana gue sama temen ngobrol-ngobrol ringan sampe berat alias gibah kecil gimana progres tesis dan jurnal yang lagi dikerjain. tapi namanya angkringan gak afdol kalo kita ngga makan atau minum. so, ini menu yang ada kemarin. 

angkringannya buka dari jam 4 sore dan tutup sekitar jam 9 malem. lebih cepet kalau udah laku.

sebenernya banyak lagi tapi karena PSBB jadi mungkin sedikit aja dulu, yang penting menu utamanya itu WEDANG nya gaes. ini macem-macem wedang yang ada di angkringan ini. 

macam wedangnya enak semua, fresh, murah aja sekitar 6000-an 

ke angkringan pasti ada nasi kucing dong. kebetulan kemarin cuma ada nasi tempe, yang isi terinya lagi libur. sebungkus nasi harganya 2000 rupiah. gue ambil dua dong, mana cukup satu, iyaa kaan mana ada satu kenyang 
bungkus pertama, nambah martabak harga 2000

bungkus kedua, nambah tahu krispi harga 2000

terus habis makan yang asin kan lidah pengen yang manis yah, ada juga disana onde-onde harga 2000 dan kue ijo ini (gatau namanya) harganya 1500. total kemarin makan kenyang hati senang adalah Rp. 17.500. murah kan? 
kemarin gue pesen lemon jahe. rasa jahe mantep, gula jawa dikit, sama asem seger lemonnya, di tengah hujan rintik sambil ngobrol dan liatin jalan kayak gitu rasanya jogja banget, adem tentrem. 

wedang jahe lemon

ini juga ada cengkehnya sama rempah yang lain


habis itu pulang dan lajut baca-baca jurnal dan buku yang gue pinjem di iPusnas. 
di sini udah pada tau layanan iPusnas kan? googling deh atau download aplikasinya. zuzur itu membantu banget orang-orang kaya gue yang males gerak ke luar apalagi jaman PSBB begini kan enaknya yang online-online. kerennya lagi layanan perpusnas ini ada CS live chatnya, jadi kalo nemuin kendala-kendala gimana cara pinjem, atau install aplikasinya, jangan khawatir, mereka siap membantu. 

ini ada contoh buku digital yang gue lagi pinjem, judulnya Menyemai Benih Teknologi Pendidikan yang ditulis oleh Prof. Miarso.

buku digital yang gue pinjem di iPusnas


okeh, karena hari ini gue ada janji mau ketemu temen-temen kelas pasca, sampai sini dulu ya. 
see you soon.

stay happy, stay healthy.


p.s : ini foto makanan gue kemarin, sayang kalau ngga di upload haha.

kue apa ya? gue lupa namanya

onde isi kacang ijo

jahe lemon dan susu jahe

ayok ke jogja ๐Ÿ˜Š

Jumat, 05 April 2019

Pascasarjana UNY - Pengalaman pendaftaran dan tes (2019)

Halo loves ....

I have good news. Alhamdulillah ya Rabb, aku dapet kesempatan untuk nerusin S2. Rasanya bersyukur, bahagia sama khawatir. Enjoying the roller coaster of lyfe. Dan kali ini aku mau menceritakan prosesnya sampai bisa diterima, semoga membantu buat kalian yang mencari informasi atau referensi ya. 

For your information, dulu aku berkuliah di Universitas Pendidikan Indonesia jurusan bahasa Jerman dan di S2 ini aku mengambil jurusan yang tidak sama juga tidak mengambil ilmu kebahasaan karena mempertimbangkan beberapa opsi salah satunya pekerjaan kedepan(-aku ingin jadi apa setelah mendapatkan toga magister itu). Buat temen-temen yang berpikiran akan berubah haluan karena ingin mengubah nasib seperti aku, ayo kita berjuang dari nol ! Semangat ✋

Oh ya temen-temen, aku melakukan pendaftaran dan tes masuk pada tahun 2019, rentang waktu pendaftaran sampai pengumuman tes di bulan Januari sampai dengan Maret. Informasi yang aku sampaikan ini kemungkinan akan berbeda tiap waktunya ya. Lanjut ke langkah-langkah pendaftaran dan tes masuk yah. Begini ceritanya...


  1. Setelah menetukan pilihan jurusan dan kampus, maka pilihanku jatuh ke Universitas Negeri Yogyakarta. Langkah pertama yang dilakukan adalah mendaftar. Informasi dapat kalian temukan di halaman resmi PMB UNY atau KLIK DISINI. Disini kalian bisa mendapatkan informasi tentang jadwal pendaftaran, jadwal tes masuk, biaya tes, ketentuan mendaftar dan juga pilihan program studi yang ditawarkan baik S1, S2 maupun S3. Ada dua gelombang tes masuk untuk Pascasarjana. Aku mengikuti gelombang gelombang pertama. 
  2. Setelah mengisi formulir pendafataran online selanjutnya kita akan mendapatkan kode pembayaran lalu ke bank untuk membayar biaya tes masuk. Pembayaran waktu itu dilakukan di teller bank Mandiri sebesar Rp. 450,000 dengan menggunakan kode atau nomor yang diberikan pihak universitas setelah selesai mendaftar. Setelah mendaftar aku mendapatkan bukti bayar. Di kertas bukti bayar ini tercantum PIN untuk login ke sistem selanjutnya
  3. Setelah mendapatkan PIN, kita mengisi data-data yang dibutuhkan di website kampus. Persiapkan pindaian dokumen seperti ijasah, transkip nilai, foto terbaru dan yang paling penting surat rekomendasi dari dua dosen, diutamakan dosen pembimbing pada saat S1 dan atau pembimbing skripsi. Jangan khawatir, disini surat rekomendasi sudah disiapkan oleh pihak UNY. Aku hanya menyantumkan email aktif dosen yang akan aku mintakan rekomendasi. Setelah itu pihak UNY akan mengirimkan email dan proses selanjutnya dopem yang  mengurusnya. Aku ngga tau persis bagaimana bentuk rekomendasinya karena filenya hanya dikirimkan ke dopem. Penting ya temen-temen, EMAIL dosen kita harus AKTIF karena email ngga bisa diganti, bisa resend tapi batasnya satu kali sehari. Lakukan pendekatan ke dosen agar proses cepat selesai, kita kan tau dosen kita super sibuk dan lupa hal-hal kecil, jadi terus tanyakan ke dosen sampai tanda merah yang bertuliskan "kirim ulang email" berubah menjadi tanda ceklis hijau . Soalnya disini aku lalai, hari terakhir baru cek ulang dan satu dopem belum oke, padahal dosenku sudah mengirimkan surat rekomendasi sebulan lalu. Jika mengalami trouble seperti aku, tinggal hubungi pihak panitia universitas yang nomor teleponnya ada di bawah laman website. Katakan jika dosen sudah submit tapi belum terbaca sistem, nanti pihak panitia akan membantu. Kesalahan teknis yang lumayan bikin deg-degan. 
  4. Setelah proses selesai, cetak kartu peserta ujian. Penting langsung dicetak karena ada batas cetaknya atau minimal file PDF nya disimpan sebelum dicetak, di kartu ujian ada tanggal dan waktu file tersebut diunduh dan ada batas unduh juga. Simpan baik-baik deh sampai ujian tiba bahkan sampai pembayaran SPP.
  5. Siapkan diri sebaik-baiknya. Latihan soal, baca artikel sebanyak-banyaknya (mostly in English, I read Guardian, Jakpost and any others, as many as I could), latihan soal TOEFL, dan belajar lagi matematika. Aku punya waktu untuk belajar sekitar 1 bulan, ga intens banget tapi minimal sehari ada 5 sampai 10 soal yang kukerjakan. Karena lemah di matematika, otomatis  itu jadi porsi besar setiap hari. Rasanya menyakitkan sih harus nyiksa otak lagi setelah lama sekali ngga belajar. But, show must go on, dear...
  6. Tibalah hari tes itu. UNY ini sudah canggih banget. Ujiannya memakai komputer alias CBT mirip sekali tes CPNS bahkan PC mereka merknya APPLE jadi buat yang katrok seperti aku ini agak sedikit kaget, tapi overall sih easy banget pake komputernya, hanya sedikit yang berbeda. Sebelum tes dimulai, ada sedikit pengarahan dari panitia, salah satunya tidak boleh membawa alat tulis apapun, kertas oret-oret disediakan, tidak menggunakan headset ataupun jam tangan, no handphone, semua barang bawaan dititipkan ke panitia, hanya boleh membawa kartu peserta, fotokopi Ijazah S1 yang sudah dilegalisir dan KTP asli saja kedalam ruangan tes. Ruangannya dweengeeeen bangeet, jadi bikin pengen pipis, disarankan pake kaos kaki. Toiletnya juga bersih dan nyaman. 
  7. Tes dimulai. Soal peserta dengan yang lain tidak sama, mungkin beda nomor atau beda soal aku juga gak paham. Intinya tidak bisa nyontek. Pengawas dan CCTV mengawasi anda bung. Hehehe. Aku lupa persisnya berapa butir soal, tapi urutannya seperti ini : Soal TPA (verbal, numeris, gambar), soal bahasa Inggris yang mirip TOEFL (listening, reading, grammar). TPA dikerjakan 1.5 jam bahasa Inggris juga sama. Ditengah-tengah tes sempat agak terganggu oleh sistem yang tiba-tiba lemot, namun waktunya tetap diganti kok oleh panitia. The best. Kalau tidak salah ingat, soal TPA ada 120 soal, dan bahasa Inggris 150 soal. CMIIW. Tesnya pakai sistem self-timing, jadi peserta yang sudah siap bisa mulai duluan setelah panitia memperbolehkan mengakses komputer dan password mulai tes, setelah mengerjakan tidak bisa balik ke soal sebelumnya, maksudnya, jika waktu mengerjakan soal TPA numeris selesai langsung lanjut ke TPA verbal dan tidak bisa kembali mengerjakan soal numeris meski waktu tes TPA verbal masih tersisa. Ada jeda 30 menit dari TPA ke tes bahasa Inggris, panitia ngasih snack buat isi perut dan semangat yang udah dibakar habis di soal-soal TPA. Kesanku ikut tes TPA, waduh susah banget asli. Matematika, aku ngerti itungannya namun waktunya ngga cukup, bermain logika hitung cepat jadi kuncinya, buat yang masih belajar-belajar, latihan itung cepat itu penting, jangan seperti aku, 15 menit baru selesai 10 soal. Haha. Idelanya 1 soal 1 menit. Tes verbalnya juga menantang pengetahuan umum, soal-soalnya juara. Lanjut TPA bergambar, nah yang ini nih, yang bikin otakku panas, soal bergambar. God! Kalo inget pengen ketawa, itu layar komputer aku deketin ke mata berusaha keras menentukan mana model yang tepat untuk soalnya! Kalo bisa layar komputer aku bolak balik biar gampang. Hahaha. BTW, layar komputernya gede banget. Saranku turunin aja brightness-nya supaya ngga pusing, silau atau mata perih/kering. Lanjut ke soal bahasa Inggris, pertama adalah listening. It was so easy. Beneran, kalo sudah terbiasa denger bahasa Inggris dan sering nonton film tanpa subtitle indonesia, pasti cepet paham. Habis itu ada Grammar, ini lumayan membakar otak ya, tapi ngga sebanding sama soal reading-nya. Disini kelemahan aku, baca teks yang ga menarik. Jadi perjuangan banget nyari main idea atau padanan kata yang tepat gitu. Pulang tes langsung laper dan kehabisan tenaga. Sampe rumah lanjut makan terus tidur deh. Ngga lupa berdoa setiap hari supaya lulus. Tesnya ada 2 kali dalam sehari, kemarin aku kebagian tes pagi dari jam 07.00 sampai 12.00. Lalu ada kloter kedua dari jam 12.00 sampai 17.00. Perkiraan hari itu ada 1000 lebih peserta tes pascasarjana. 
  8. Seminggu kemudian tibalah pengumuman kelulusan, pengumuman online. Nomor peserta tes yang dipakai untuk cek pengumumannya, website-nya sama dengan laman pas kita ngisi pendaftaran tapi tab-nya yang 'pengumuman'. Yeee aku lulus pemirsah... 
  9. Setelah itu calon mahasiswa yang lulus diberi waktu kurang dari 2 minggu untuk melakukan registrasi ulang. Setelah pengumuman, ada surat LoA dan surat arahan registrasi ulang yang menginformasikan jadwal pembayaran sumbangan dan SPP. Bayarnya di teller BNI, Mandiri, BTN atau BPD DIY. Ini berat buat aku karena biayanya lumayan gede (menurut kemampuan ekonomi aku yang menengah). Hampir saja aku tak jadi kuliah guys. Thanks to my father a.k.a my life hero. UNY memberikan dua pilihan prodi namun diakhir tes kalian akan ditempatkan di salah satu prodi saja. FYI, Prodi Manajemen Pendidikan Non-reguler bayarnya agak lebih mahal sedikit dari jurusan yang lain. Wait, aku ngga milih jurusan MP kok. Hehe.
  10. Setelah pembayaran, waktunya buat KTM. Wuih, kalo udah punya KTM berasa sudah mahasiswa hehe. Pakai pakaian sopan, keruangan foto dikampus, cekreek jadi deh KTM ku ๐Ÿ‘ฉ (Semua tata cara dan jadwal sudah diinformasikan di surat yang calon mahasiswa dapatkan setelah mendapat pengumuman LULUS).
  11. Terakhir, mengisi KRS online. Tapi tahap ini belum dilakukan karena jadwalnya akan disamakan dengan temen-temen mahasiswa yang lulus di gelombang 2 tahun 2019, which is nanti baru dimulai bulan Juli 2019. Setelah itu, ada masa orientasi dan perkuliahan akan dimulai September 2019 (-info dari pihak kampus). 
Digital Library UNY yang di basement. Peserta ada yang tes di lantai 2 dan 3 juga.
Doakan aku semoga aku tetep semangat kuliah, gak males ngerjain tugas dan selesai tesis tepat waktu ya. Amin ya rabbal alamin.

Semoga dari ceritaku ini ada yang tercerahkan dan terbantu bahkan jika bisa termotivasi.
Buat temen-temen yang mau mencoba di gelombang 2, tetap berlatih ya...
Semangat terus!

See you on my next post!๐Ÿ’Ÿ

First Photo in Uni, tengs bet ya Buy. I heart you.