Minggu, 07 Agustus 2022
Rabu, 03 Agustus 2022
cinta itu...
sebelum ada kamu
aku pikir cinta itu melulu tentang keberadaan fisik
selalu bersama
namun, jika begitu
jika tidak selalu bersama,
lantas, apakah itu cinta ?
ternyata... yang selalu bersama tidak selamanya saling cinta
kamu mengajarkan jarak
menabung rindu
resah gelisah
sendiri yang penuh
ruang tanpamu juga indah
tapi, keberadaanmu membuat semua lebih hangat
lebih menyenangkan
tempat rindu diluapkan
rumah berbagi cerita dan cinta
bisa menghargai waktu bersama
terpisah tanpa saling kehilangan
aku jadi tau
cinta itu berawal dari saling merasa nyaman dan pengertian
you : D.E.A
Sabtu, 23 Juli 2022
jarak malam minggu
malam minggu
berjarak seratus kilometer
berjarak 5 kilometer
berjarak 1 centimeter
dan kemudian
tidak pernah berjarak
Sabtu, 16 Juli 2022
Kamis, 14 Juli 2022
ups and downs
you said hi, at the first time
the second day of us was funny
never I thought we will go this far
days weeks years, now
romantic and classic is your style
mine is young, vibrant, and colourful
old school is yours
fantasy is my fuel
never run out of topic
but you speak silent
words i spoke flying
evaporate
sometimes you hide
dark you afraid
the signal of mine
haven't go that much further
i am loss
in your warmth
clueless
you're cold
today you want me
tomorrow you can't see me standing next to you
your love is bigger
but there's space of me?
i knew you're afraid
because i feel that too
life is suck
we're afraid
when you're ready
and when i am still there
share with me
the love and burden
like we did on the blanket
...
Rabu, 08 Juni 2022
budaya spill the tea
Kalian yang maen twitter pasti kenal budaya spill the tea. Akhir-akhir ini banyak banget yang lewat di timeline. Nanya-nanya pendapat, video-video yang diambil tanpa konsen orang yang direkam, atau curhat yang ujungnya bikin netizen war. Makin dibaca makin ruwet, tapi gak dibaca bikin penasaran 😂
Dulu aku orang yang suka ngasih pendapat dengan cara komen, tapi sejak kasus Audrey aku stop komen meskipun isu itu lagi jadi trending topic kecuali emang aku ngerti permasalahannya atau aku riset dulu apa duduk perkaranya. Malu kalo komen terus ternyata salah, yang ada giring opini jelek ke orang-orang.
Netizen sih enak bisa langsung hapus komen, nah orang-orang yang dirugikan bisa apa? Nama dan identitas yang terlanjur di spill ini gak bisa dibalikin jadi baik lagi. Jahat kan? Ada baiknya jadi viral namun yang akhir-akhir ini terjadi malah jadi pencemaran nama baik atau kasusnya belum jelas udah kena cancel duluan.
Sekarang, yang bisa netizen bijak lakukan sebelum komen ialah pahami dulu konteks masalahnya, minimal riset dulu kejadian itu hoax apa ngga, kalau bisa jangan komen kasar atau marah-marah di kasus yang belum jelas. Memang dulu komentar jahat sulit dilacak, tapi dengan kemajuan teknologi informasi dan perangkat digital saat ini dan seterusnya pasti gampang deh lacak identitas seorang pengguna internet. Jadi gampangnya, kita sebagai manusia di dunia nyata dan sebagai masyarakat net di dunia maya, jadilah orang baik. 💝
kembali lagi ke Natasha skin care
Hi everyone! How's life? ✌
Too many days have been passed. I've got lots of story but have no lust to write, I am so sorry. Being K-pop stan consume so much time, emotion, and energy 😜
So, today I'll tell you what was going on.
Hari ini, setelah berhenti pake skincare Natasha selama 4 tahun, aku balik lagi ke klinik dan jadi konsumen brand ini lagi. Setelah pikir panjang banget, menimbang dan memperhitungkan budget, akhirnya keputusan ini aku ambil deh. Sebelumnya, aku udah pake Natasha dari tahun 2016 sampai tahun 2018. Terus aku berhenti karena posisi aku lagi kursus di kampung Inggris, Pare. Di sana aku ngga tau lokasi outlet Natasha, dan kalau pun tau buat mobile nya susah, karena aku ngga bawa motor.
Selama empat tahun ini aku udah coba macem-macem produk, dari produk korea, amerika, produk apotek, dan juga produk lokal. Ada beberapa produk yang kasih hasil bagus tapi gak bertahan lama. Muka kembali jerawatan. Oia, alasan utama kenapa dulu aku ke Natasha karena di muka aku lumayan banyak jerawat dan kusam juga. Jerawatnya gak parah tapi sering muncul, hilang satu tumbuh dua, kering satu muncul satu, gitu aja terus. Nah, yang bikin pe er adalah menghilangkan bekas-bekasnya. Bisa berbulan-bulan untuk ngilangin satu bekas jerawat. Ini yang bikin aku mikir, kalau gonta-ganti produk terus, ditambah gak tau kondisi wajah itu gimana lebih baik ke ahlinya aja gak sih? Dan aku gak rajin ngulik informasi tentang per-skin care-an jadi buat hemat waktu ya udah kembali lagi deh ke perawatan yang cocok dan udah pernah sebelumnya.
Habis ngajar aku langsung ke klinik Natasha deket rumah. Di sana diarahin mba-mba resepsionis untuk registrasi ulang. Luckily, data-data aku yang dulu di Natasha masih ada, dan aku juga bawa kartu member aku yang lama, yang masih bentukan kertas. Setelah selesai, aku langsung konsul sama dokternya. Kondisi muka aku gak parah cuma mungkin kotor wkwkwk kusem juga, berminyak karena seharian ngajar. Dokternya bilang muka aku berminyak dan berjerawat, dia minta aku buat treatment yang namanya IPL. Tapi aku gak bisa karena lagi gak ada waktu. Alhasil diresepin produk aja.
Produk-produk yang aku beli tadi : Facial wash, toner, krim pagi, krim malam, krim anti iritasi, day serum, sama botanical peeling. kantong langsung kempes.
Kembali lagi ke mbak resepsionis, ambil produk, diterangin cara pakainya, dan BAYAR (😭😂). Aku juga dikasih panduan pemakaiannya, jadi kalo lupa tinggal baca lagi. Pokoknya yang aku inget, aku malam ini pake Facial wash sama toner, terus dua hari ini pake krim anti iritasi dulu, baru setelah itu pake krim pagi, serum, dan krim malam. No sunscreen dulu karena belum diresepin. Ini ngeri sih, gak pake sunscreen. Haduh ngeri-ngeri sedap ya bun.
Nah, ada satu produk yang gak disebutin dokter di sesi konsultasi tapi diresepin sama mbaknya, yaitu Botanical peeling ini! Cara pakenya cuma dioles tapi lupa hari ke berapa dan pake krim malam apa engga aku lupa! Dan ini produk mahal banget yorobun, Rp. 250.000 !! menangis 😭
Aku juga tulul kenapa engga nanya dulu. FYI, harga sunscreen ini juga tergantung kebutuhan kulit si pasien jadi aku belum tau kisaran harga sunscreen-nya. Kalo IPL treatment-nya itu Rp. 700.000.
Oia, tadi aku dapet diskon 10% sebagai reward aku jadi member aktif. Ini rincian aku belanja ya.
![]() |
| ini total belanja dikurangi diskon, dapet tas gold ini juga |
Kaget banget pas bayar karena ga expect sebesar ini, karena dulu pun pas masih pake gak semahal ini. Dulu pas awal kayaknya gak sampe enam ratus ribu deh, dan dulu engga ada serum. Mungkin bahan baku udah naik harga, terus banyak formula-formula produk yang di upgrade juga, berdoa aja semoga cocok ya dan wajah aku kembali bersih seperti dulu. Aamiin 😊 Dan yang paling berat itu di produk peelingnya, gak ngerti kenapa tu produk nyempil. Bikin kantong bocor aja, hahaha.
![]() |
| produk-produk yang tadi diboyong ke rumah |
So, malam ini aku mau nyoba dulu facial wash sama toner, terus pas mau tidur nanti pake anti radiasi eh krim anti iritasinya dulu. wish me luck ya guys! Kapan-kapan aku ceritain lagi progres dan juga hasil dari perawatan mehong ini cyin.
See you later 👋
*disclaimer : aku engga di endorse dan ini bukan tulisan review produk cuma sharing pengalaman, mungkin ada yang mau cek harga produk atau mau saling berbagi informasi, silahkan ya. ❤
Minggu, 27 Februari 2022
hubungan ngga sehat atau toxic relationship
hari ini kepikiran tentang toxic relationship itu kayak apa.
berawal dari nonton drama "Forecasting Love and Weather" yang bercerita tentang dua orang yang bertemu setelah 'dicampakkan' karena diselingkuhi pasangan masing-masing.
di sini gue bisa liat sisi 'kompetisi' dari pihak yang selingkuh maupun yang diselingkuhi dengan tujuan menjaga harga diri dan gengsi.
geli banget tapi juga seru kalo nonton pihak yang selingkuh ini berantem dan saling 'menjaga' hubungan mereka di depan publik dengan memamerkan kemesraan meski lagi berantem alias fake. satu-satunya kalimat yang pantes buat mereka ya, "they deserve each other".
eh balik lagi ke toxic relationship, jadi pas tokoh utama cewe lagi berantem dengan mantan tunangannya ini mereka saling adu argumen siapa yang paling menderita ketika sedang berpacaran. dan di sini gue bisa liat kalau tokoh cewe lebih mapan secara pekerjaan sehingga ego cowo terluka dan akhirnya mencari-cari alasan supaya alasan dia selingkuh itu valid dan emang cewe ini layak diselingkuhin. duh ingetnya aja gue udah enek banget sama tipe cowok brengsek begini, wkwk
oke sampe sini jadi kepikiran, kenapa ya orang bisa selingkuh dan merasa kalau tindakah mereka itu 'benar' dengan dalih mereka mendapatkan apa yang gak bisa pasangan mereka berikan dari selingkuhan mereka. intinya yang salah pasangan bukan tindakan selingkuhnya. udah begitu yang lebih annoying lagi kalo si selingkuhannya ini udah tau bahwa dia menjalin hubungan dengan orang yang sudah PUNYA pasangan dan tetep mau-mau aja. Kayak, harga diri lo dimana 😓
menurut gue bentuk hubungan begini juga udah masuk ke kategori toxic relationship.
Dimana makna toxic relantioship sendiri adalah
A toxic relationship is one that makes you feel unsupported, misunderstood, demeaned, or attacked. On a basic level, any relationship that makes you feel worse rather than better can become toxic over time" (Source : google)
Nah, tanda-tanda hubungan gak sehat ini menurut insider ada tujuh, yaitu:
- Lack of trust
- Hostile communication
- Controlling behaviors
- Frequent lying
- All take, no give
- You feel drained
- You're making excuses for their behavior
terus kenapa udah tau toxic tapi ngga keluar aja sih?
"apakah saya benar-benar mencintai selingkuhan karena memang dia yang terbaik atau hanya pelampiasan dari ego yang terluka?"
| Quora |
Jumat, 18 Februari 2022
ketika jatuh cinta
ketika sedang jatuh cinta
garis bibirku selalu melengkung
ketika merindu
aku sering menghela nafas panjang
ketika melihatmu
terdengar degup itu
seperti magnet
seperti gula
seperti obat penenang
ketika jatih cinta
lagu patah hati tidak terasa sedih lagi
Selasa, 15 Februari 2022
donor darah (blood donation) - PMI Yogya
kemarin tepatnya 14 februari 2022 gue melakukan donor darah di PMI Yogyakarta.
kalau diingat selama tahun 2021 gue sama sekali ngga berhasil melakukan donor darah, alasan tersering ditolak karena tekanan darah yang sering dibawah standar yakni 110 per 70. Terakhir di tolak karena kadar HB dalam darah kurang dari 12,5.
Post sebelumnya gue ada bilang ke PMI dan ditolak karena tensi darah rendah kalo ngga salah 100 per 65. dikit lagi bisa tuh. Jadi selama 4 hari gue terapin pola makan teratur, istirahat cukup, dan rutin olahraga. semua berbuah baik, tensi pas di angka 110 per 70 dan HB di 12,5. finally gaeeesss...
setelah daftar dan mengisi formulir dari PMI, nunggu antrian, terus dipanggil untuk di tes tensi, suhu, dan HB. sekitar 2 menit langsung ditangani. pembuluh darah ngga susah dicari, seketika jarum ditusuk ke lengan, darah langsung mengalir ke ampul. ngga lama untuk menuhin satu ampul sekitar 3 sampe 7 menitan udah beres.
kondisi masih fit setelah ambil darah. tidak merasakan pusing, oleng, atau lemas. alhamdulillah.
kondisi fit tapi perut lapar karena belum makan malam, jadi setelah menyeruput teh manis hangat gue mampir di warung bakso rahayu. lokasinya tidak jauh dari PMI. oh ya, ada bingkisan juga yang diberikan PMI untuk pendonor berupa minuman, biskuit, dan vitamin penambah darah. mantap deh.
PMI juga menyediakan aplikasi bernama Donorku yang berisi bermacam informasi mengenai syarat donor darah, tips donor darah, stok darah, riwayat donor (bagi yang sudah menjadi anggota PMI), dan lain sebagainya. Jika aplikasi ini sudah terkoneksi dengan ID card pendonor maka ada informasi pendonor dari mulai golongan darah, berapa kali mendonor dan kapan dijadwalkan donor darah kembali. Lumayan nih gaess...
Oia, bagi yang masih takut-takut, aku saranin searching dulu aja manfaat donor darah. Kalo aku sih sebatas pengen bantu orang lain. siapa tau darahku bisa membantu seseorang yang sangat membutuhkan. sesuai slogan PMI, "give blood, give life".
okey, see you on next post!
| wahoo wahoo |




